metode pengumpulan data 2

3 Jenis Metode Pengumpulan Data yang Paling Populer

Dalam penelitian, data sangat dibutuhkan. Akan tetapi, data yang digunakan dalam penelitian juga bukan sembarang data. Untuk memastikan kualitas data penelitian, metode pengumpulan data memainkan peran penting.

Untuk membantu Anda mengenal apa saja teknik yang digunakan dalam pengumpulan data untuk penelitian, kami sudah siapkan ulasan 3 jenis metode pengumpulan data yang paling populer digunakan dalam penelitian. Apa saja?

Wawancara

Teknik pengumpulan data yang satu ini dilakukan dengan tatap muka langsung lewat sesi tanya-jawab antara peneliti dan narasumber. Akan tetapi, sekarang metode wawancara tak lagi harus dilakukan secara tatap muka langsung. Karena berkat perkembangan teknologi, wawancara sudah bisa dilakukan lewat telepon hingga video call.

Lebih lanjut lagi, teknik wawancara bisa dikelompokkan ke dalam 2 jenis: wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur. Untuk wawancara terstruktur, wawancara dilakukan dengan mempergunakan daftar pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya. Sedangkan wawancara tidak terstruktur dilakukan dengan bebas, di mana peneliti mengajukan pertanyaan sesuai dengan jawaban narasumber dan tidak mempergunakan pedoman pertanyaan yang spesifik.

Observasi

Kemudian ada observasi, yaitu metode pengumpulan data penelitian yang terbilang cukup rumit. Pasalnya, ada beberapa faktor penting yang memengaruhi proses observasi untuk mendapatkan data yang andal dan berkualitas. Secara garis besar, observasi merupakan cara pengumpulan data yang dilakukan untuk mengamati (observe) peristiwa atau fenomena yang sedang terjadi.

Metode yang satu ini paling cocok dilakukan dalam penelitian yang tujuannya adalah untuk memelajari proses kerja, fenomena alam maupun sosial, dan perilaku manusia. Lebih jauh lagi, metode observasi dibagi menjadi participant observation (observasi dengan partisipan) dan non-participant observation (observasi tanpa partisipan, di mana yang partisipan atau objek yang diamati tidak mengajukan diri sebagai partisipan dengan sengaja).

Baca Juga:  6 Wujud Keragaman Budaya Indonesia

Kuesioner atau Angket

Kuesioner atau angket adalah metode pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti dengan memberikan serangkatan pertanyaan agar dijawab oleh responden. Metode yang satu ini terbilang efisien. Sebab, biasanya kuesioner dilakukan ketika peneliti sudah tahu apa saja variabel yang akan diukur, dan jawaban yang diharapkan dari responden.

Metode yang satu ini dapat dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu kuesioner terbuka dan kuesioner tertutup. Dalam kuesioner terbuka, responden memiliki kebebasan dalam menjawab sesuai yang ia inginkan. Sementara itu, kuesioner tertutup merupakan kuesioner yang pilihan jawabannya sudah ditetapkan oleh peneliti sehingga responden hanya bisa menjawab berdasarkan pilihan yang telah ditentukan tersebut.

Dalam penelitian, data yang dikumpulkan tak harus selalu berupa angka, tapi juga bisa berupa teks, video, gambar, suara, hingga gambaran keadaan. Selama bisa digunakan untuk melihat objek, kejadian, lingkungan, atau bahkan suatu konsep, apa yang diperoleh selama proses pengumpulan data bisa disebut sebagai “data”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *